Budaya Masyarakat Pesantren dan Masyarakat 5.0 dalam Perspektif Sains dan Islam: Kritik atas Kesalahan Perspektif Trans7 dalam Memahami Budaya Pesantren
Oleh: M. HALVI RAHMAN - 250605210020 MAGISTER INFORMATIKA - UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia dikejutkan oleh tayangan salah satu program di Trans7 yang menampilkan parodi kehidupan pesantren secara dangkal. Citra santri digambarkan dengan simbol-simbol stereotip: sarung, logat khas daerah, dan perilaku lucu yang dilebih-lebihkan. Adegan itu tampak sepele—sekadar hiburan ringan—namun sesungguhnya mencerminkan cara pandang keliru terhadap lembaga pendidikan Islam tradisional yang telah berabad-abad membentuk peradaban bangsa. Kesalahan ini tidak berhenti pada tataran etika media, tetapi menjangkau ranah epistemologis: bagaimana suatu realitas budaya dipahami, dikonstruksi, dan direpresentasikan. Kesalahan Trans7 menjadi pintu masuk penting untuk membaca pertarungan paradigma antara dua kebudayaan besar: budaya masyarakat pesantren yang berakar pada spiritualitas dan hikmah, serta budaya masyarakat 5.0 yang berorientasi pada rasionalitas, data, da...